Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Opini : Pengisian Perangkat Desa di Kecamatan Kunduran, Jangan Sampai Jadi Formalitas Demokrasi

Opini : Pengisian Perangkat Desa di Kecamatan Kunduran, Jangan Sampai Jadi Formalitas Demokrasi

  • account_circle
  • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Kunduran, JejakBlora.id – Proses pengisian perangkat desa di Kecamatan Kunduran seharusnya menjadi momentum menghadirkan aparatur desa yang profesional dan berintegritas. Namun, realitas di lapangan kerap menimbulkan tanda tanya besar, apakah proses ini benar-benar murni seleksi kemampuan, atau sekadar formalitas yang sudah “diatur” sejak awal?

Isu klasik seperti dugaan titipan, kedekatan dengan elite desa, hingga kurangnya transparansi masih menjadi bayang-bayang yang sulit dihilangkan.

Masyarakat pun tidak bodoh. Mereka melihat, mendengar, dan menilai. Ketika proses terasa tertutup, maka kecurigaan akan tumbuh dengan sendirinya. Masalah utama bukan hanya pada ada atau tidaknya pelanggaran, tetapi pada minimnya keterbukaan informasi.

Banyak tahapan seleksi yang tidak disosialisasikan secara detail, mulai dari standar penilaian hingga mekanisme koreksi hasil ujian. Akibatnya, publik hanya disuguhi hasil akhir tanpa tahu bagaimana proses itu berlangsung.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka pengisian perangkat desa hanya akan menjadi rutinitas administratif tanpa makna demokrasi. Lebih parah lagi, jabatan yang seharusnya diisi oleh orang-orang kompeten justru berpotensi diisi oleh mereka yang memiliki “akses”, bukan kapasitas.

Panitia seleksi dan pemerintah desa di Kecamatan Kunduran harus berani membuka diri. Publik berhak tahu setiap tahapan, nilai peserta, hingga dasar penentuan kelulusan. Tanpa itu, kepercayaan masyarakat akan terus tergerus.

Lebih dari sekadar prosedur, pengisian perangkat desa adalah ujian integritas. Jika sejak awal prosesnya sudah diragukan, bagaimana mungkin masyarakat bisa berharap pada kinerja perangkat desa ke depan?

Sudah saatnya praktik lama ditinggalkan. Kecamatan Kunduran harus membuktikan bahwa pengisian perangkat desa bukan ajang bagi-bagi jabatan, melainkan seleksi terbuka untuk mencari yang terbaik.(jb)

  • Penulis:

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kecamatan Todanan Gelar FGD Persiapan Pilkades Serentak 2027

    Kecamatan Todanan Gelar FGD Persiapan Pilkades Serentak 2027

    • calendar_month Selasa, 3 Nov 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Todanan, JejakBlora.id – Pemerintah Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Sinergitas Aparatur Pemerintah dalam Pelaksanaan Pilkades Serentak Tahun 2027, Selasa (3/11/2026). Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Todanan tersebut dihadiri para kepala desa se-Kecamatan Todanan. Hadir sebagai narasumber Camat Todanan Karyono, S.IP., M.Si. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten […]

  • Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati Blora Ajak Fatayat NU Kembangkan Pertanian Organik

    Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati Blora Ajak Fatayat NU Kembangkan Pertanian Organik

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Blora, JejakBlora.id – Upaya memperkuat ketahanan pangan berbasis keluarga dan pengembangan pertanian organik menjadi sorotan dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-76 Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Pendopo Kabupaten Blora, Minggu (26/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Blora mendorong kader Fatayat NU untuk mengambil peran aktif dalam mendukung ketersediaan pangan rumah tangga melalui pemanfaatan […]

  • Dari Jejak Langkah Seorang Jurnalis, JejakBlora.id Hadir untuk Publik

    Dari Jejak Langkah Seorang Jurnalis, JejakBlora.id Hadir untuk Publik

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Blora, JejakBlora.id – Pagi itu, Jumat, 2 Januari 2026, Blora memulai hari dengan sebuah kabar baru. Dari kota kecil yang sarat cerita dan dinamika, lahir sebuah media online lokal bernama JejakBlora.id. Media ini bukan sekadar alamat digital, melainkan perwujudan dari perjalanan panjang seorang jurnalis bernama Supriyanto, atau yang lebih akrab disapa Riyan. Bagi Riyan, kelahiran […]

  • Kades Todanan Klarifikasi Polemik Jalan Usaha Tani, Warga Disebut Sudah Setuju

    Kades Todanan Klarifikasi Polemik Jalan Usaha Tani, Warga Disebut Sudah Setuju

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Todanan, JejakBlora.id – Kepala Desa Sugianto memberikan klarifikasi terkait polemik pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) di RT 04 RW 01, Desa Todanan, Kecamatan Todanan. Menurut Sugianto, sebelum pelaksanaan pembuatan jalan tersebut, pihaknya sudah meminta salah seorang warga SG untuk melakukan koordinasi dengan para pemilik lahan yang terdampak, agar tidak ada kesalah pahaman di masyarakat. Ia […]

  • Letkol Kav. Yudi Agus Setiyanto Jabat Dandim 0721/Blora

    Letkol Kav. Yudi Agus Setiyanto Jabat Dandim 0721/Blora

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Blora, JejakBlora.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora menggelar acara pisah sambut Komandan Kodim (Dandim) 0721/Blora sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian pejabat lama sekaligus penyambutan komandan baru guna memperkuat sinergi pembangunan dan stabilitas daerah di Blora, Senin (16/2/2026). Bupati Blora, Arief Rohman, menyampaikan penghargaan kepada Dandim sebelumnya, Agung Cahyono, atas dedikasi dan kerja sama selama memimpin […]

  • Tanggapi Kasus Dugaan Suap Izin Tinggal, Imigrasi Blora Pastikan Pelayanan Sesuai SOP

    Tanggapi Kasus Dugaan Suap Izin Tinggal, Imigrasi Blora Pastikan Pelayanan Sesuai SOP

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Blora, JejakBlora.id – Menanggapi kasus yang tengah ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan suap atau pemerasan dalam pengurusan izin tinggal orang asing. Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blora saat dikonfirmasi pada Kamis (4/6/2026) menegaskan bahwa seluruh layanan keimigrasian dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku dan berbasis sistem elektronik yang terintegrasi. Gilang Danurdara selaku Kakanim Blora […]

expand_less