Wamendikdasmen Tinjau Sekolah Penerima Bantuan Digitalisasi Pembelajaran di Blora
- account_circle
- calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

Blora, JejakBlora.id – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq meninjau sejumlah sekolah di Kabupaten Blora yang menerima bantuan program digitalisasi pembelajaran berupa Papan Interaktif Digital (Interactive Flat Panel/IFP), Sabtu (3/1/2025).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan sarana pembelajaran berbasis digital benar-benar dimanfaatkan secara optimal oleh sekolah. Program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat dalam mendorong transformasi pembelajaran sekaligus revitalisasi sarana pendidikan.
Dalam peninjauan tersebut, Wamendikdasmen berdialog langsung dengan kepala sekolah, guru, dan siswa guna mendengarkan pengalaman penggunaan papan interaktif digital dalam kegiatan belajar mengajar. Ia menegaskan bahwa bantuan IFP diberikan secara merata kepada sekolah negeri maupun swasta.
“Kami ingin memastikan perangkat ini digunakan secara maksimal di kelas. Ke depan, jumlah bantuan papan interaktif digital akan terus ditambah agar kebutuhan pembelajaran dapat terpenuhi,” ujar Fajar Riza Ul Haq.
Wakil Bupati Blora Hj. Sri Setyorini menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Blora. Menurutnya, bantuan papan interaktif digital sangat dibutuhkan sekolah dan saat ini telah dimanfaatkan secara aktif oleh para guru.
“Alhamdulillah, kebutuhan sekolah-sekolah di Blora, khususnya sarana pembelajaran digital, sudah terealisasi dan digunakan dengan baik,” kata Wakil Bupati yang akrab disapa Budhe Rini.
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Blora juga menyampaikan usulan kepada Wamendikdasmen terkait bantuan renovasi sekolah, terutama bagi sekolah swasta yang kondisi bangunannya mengalami kerusakan, seperti SD Katolik dan SMP Kristen di Kabupaten Blora.
Sementara itu, Kepala SD Katolik Krida Dharma Blora, Sr. Imaculata Rahayu Widoningsih, mengatakan penggunaan papan interaktif digital memberikan dampak positif terhadap proses belajar siswa. Pembelajaran menjadi lebih menarik dan mendorong keaktifan siswa di kelas.
“Siswa lebih fokus dan antusias karena dapat berinteraksi langsung dengan materi. Guru juga lebih mudah menampilkan video, animasi, maupun sumber belajar lainnya,” ujarnya.
Melalui program digitalisasi pembelajaran ini, diharapkan kualitas pendidikan di Kabupaten Blora terus meningkat dan mampu menyiapkan peserta didik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
- Penulis:

Saat ini belum ada komentar