Todanan, JejakBlora.id – Tradisi kearifan lokal Sedekah Bumi kembali digelar warga Dukuh Suruan, Desa Cokrowati, Kecamatan Todanan, Selasa (21/4/2026).
Kegiatan berlangsung khidmat di kawasan Sendang Putri sebagai bentuk rasa syukur masyarakat atas hasil bumi dan keselamatan desa.
Acara dihadiri perangkat desa serta masyarakat dari berbagai dukuhan. Kepala Desa Cokrowati, Edy Sutrisno, mengatakan tradisi Sedekah Bumi merupakan warisan leluhur yang terus dijaga oleh masyarakat.
“Sedekah bumi ini adalah bentuk rasa syukur kepada Tuhan atas hasil bumi serta harapan agar masyarakat selalu diberikan keselamatan dan kesejahteraan,” ujar Edy Sutrisno.
Tradisi Sedekah Bumi di Desa Cokrowati dilaksanakan secara bergantian oleh tiga dukuhan. Dimulai pada hari Selasa oleh warga Dukuh Suruan, kemudian dilanjutkan Rabu oleh warga Dukuh Doglik, dan Kamis oleh warga Dukuh Cokrowati.
Dalam kegiatan tersebut, warga membawa berbagai hasil bumi seperti nasi tumpeng, jajanan tradisional, serta makanan khas desa yang kemudian didoakan bersama sebelum dibagikan kepada masyarakat.
Selain doa bersama, kegiatan Sedekah Bumi juga dimeriahkan dengan berbagai hiburan kesenian tradisional, di antaranya ketoprak, campursari, dan barongan yang menjadi daya tarik tersendiri bagi warga.
Suasana kebersamaan tampak saat masyarakat duduk bersama di area Sendang Putri, memperlihatkan kuatnya nilai gotong royong dan kearifan lokal yang masih terjaga hingga saat ini.
Tradisi Sedekah Bumi ini diharapkan terus dilestarikan sebagai identitas budaya masyarakat Desa Cokrowati sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.(jb)









